
Cara Merawat Pompa Air Submersible
Pompa air submersible atau pompa celup sumur dalam adalah jenis pompa yang dirancang untuk bekerja di dalam air, khususnya di sumur bor yang dalam. Pompa ini dikenal awet dan efisien, tetapi tetap membutuhkan perawatan rutin agar dapat bekerja optimal dalam jangka panjang. Kesalahan penggunaan dan minimnya perawatan bisa menyebabkan kerusakan serius, bahkan memperpendek umur pompa. Berikut adalah tips dan langkah cara merawat pompa air submersible yang tepat.
1. Gunakan Sesuai Kapasitas
Pastikan pompa digunakan sesuai spesifikasi, baik dalam hal kedalaman air, tegangan listrik, maupun kapasitas debit. Jangan memaksakan pompa bekerja di luar batas kemampuannya karena dapat menyebabkan overheat dan keausan motor.
2. Periksa Ketinggian Air Secara Berkala
Pompa submersible harus selalu terendam air saat bekerja. Jika permukaan air sumur turun drastis, pompa bisa bekerja kering (dry running), yang sangat berbahaya karena dapat merusak motor dan impeller. Gunakan pelampung otomatis (float switch) untuk mencegah pompa menyala saat air tidak mencukupi.
3. Bersihkan Filter atau Saringan
Beberapa pompa submersible dilengkapi filter atau saringan di bagian bawah untuk menyaring kotoran dan pasir. Periksa dan bersihkan secara berkala agar aliran air tetap lancar dan tidak menghambat kerja pompa.
4. Cek Tegangan dan Arus Listrik
Gunakan stabilizer atau panel listrik dengan pelindung arus agar pompa tidak rusak akibat lonjakan listrik. Tegangan yang tidak stabil bisa menyebabkan motor cepat panas atau bahkan terbakar. Pastikan juga sambungan kabel tidak longgar atau terkelupas.
5. Matikan Saat Tidak Digunakan Lama
Jika pompa tidak akan digunakan dalam waktu lama (misalnya lebih dari seminggu), matikan dan cabut dari sumber listrik. Ini mencegah kerusakan akibat kelembaban tinggi atau korsleting.
6. Periksa Suara dan Tekanan
Perhatikan suara pompa saat bekerja. Jika terdengar suara kasar, getaran berlebih, atau penurunan tekanan air secara tiba-tiba, itu bisa jadi tanda adanya kerusakan di dalam motor atau impeller. Segera lakukan pemeriksaan atau hubungi teknisi.
7. Servis Berkala
Walau pompa submersible berada di dalam sumur dan jarang terlihat, tetap perlu dilakukan servis berkala minimal setahun sekali. Pemeriksaan menyeluruh oleh teknisi akan membantu mendeteksi potensi kerusakan lebih awal.
Merawat pompa air submersible tidak sulit, namun perlu konsistensi dan perhatian. Dengan penggunaan yang tepat, pengecekan rutin, dan servis berkala, pompa dapat bekerja optimal selama bertahun-tahun. Investasi kecil dalam perawatan akan menghindarkan Anda dari biaya besar akibat kerusakan mendadak.
Subsibel Indonesia Selalu Menyediakan Pompa Air Terbaik Dikelasnya